Statecraft Berorientasi Hasil Indonesia: Rekalibrasi Kekuatan Menengah dalam Tatanan Indo-Pasifik yang Terfragmentasi
Kebijakan luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto periode 2024-2026 merefleksikan rekalibrasi strategis, bukan sekadar aktivisme diplomatik episodik.
