Selat Hormuz dan Denial Fungsional: Pergeseran Paradigma Kekuatan Maritim dan Implikasinya bagi Tata Kelola Chokepoint Indonesia

Artikel ini menganalisis Selat Hormuz sebagai ilustrasi utama pergeseran paradigma kekuatan dalam geopolitik maritim abad ke-21, di mana kekuatan tidak lagi terutama diukur melalui kehancuran militer, melainkan melalui kemampuan memanipulasi dan mengganggu fungsi sistemik yang menopang keamanan dan ekonomi global.

Read More
Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube