Penghancuran Urat Nadi Energi Global Melalui Selat Hormuz Analisis Geopolitik, Geoekonomi, dan Hukum Internasional dalam Sistem Chokepoint Energi Dunia

Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026 menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas sistem energi global, khususnya melalui potensi gangguan navigasi di Selat Hormuz yang merupakan jalur utama bagi sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia dan sebagian besar ekspor LNG dari kawasan Teluk Persia.

Read More

Eskalasi Perang Amerika Serikat-Israel versus Iran Tahun 2026: Implikasi Hukum Internasional, Geopolitik Energi, dan Strategi Respons Indonesia dalam Perspektif Realisme dan Strategic Autonomy

Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada 28 Februari 2026 menandai fase baru konfrontasi strategis di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan internasional serta ekonomi global.

Read More

ENERGI, CHOKEPOINT MARITIM, DAN PERANG TEKNOLOGI: Analisis Geopolitik dan Hukum Internasional atas Konflik Amerika Serikat-Israel VS Iran 2026

Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat-Israel, dan Iran sejak 28 Februari 2026 menunjukkan bahwa konflik Timur Tengah tidak lagi semata-mata berkaitan dengan isu nuklir, keamanan regional, atau rivalitas ideologis, tetapi juga menyangkut kontrol terhadap infrastruktur energi global yang menjadi fondasi bagi ekonomi digital dan kecerdasan buatan abad ke-21.

Read More

Eskalasi AS-Israel-Iran 2026, Krisis Legalitas Internasional, dan Dilema Strategic Autonomy Indonesia dalam Perspektif Hukum dan Geopolitik Energi

Eskalasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari hingga awal Maret 2026, yang diklaim sebagai operasi preemptive dan berujung pada Operasi Epic Fury, memicu krisis legalitas internasional dan disrupsi geopolitik energi global.

Read More

Implikasi Geopolitik dan Hukum Dari Blokade Selat dan Skenario Penutupan Empat Choke Point IndonesiaPelajaran dari Blokade Laut di Selat Hormuz bulan Maret 2026

Eskalasi konflik pada awal Maret 2026 di sekitar Selat Hormuz menunjukkan bagaimana blokade atau gangguan chokepoint maritim dapat memicu disrupsi energi global, lonjakan premi asuransi perang, serta peningkatan biaya logistik hingga sekitar 30% menurut asosiasi logistik nasional.

Read More
Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube