Demokrasi Digital dan Tata Kelola Ruang Maya
STUDI ini mengkaji rencana kebijakan pembatasan media sosial “satu orang satu akun” yang diusulkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia di bawah Menteri Nezar Patria dari Partai Gerindra, dengan membandingkannya secara komparatif terhadap pembatasan media sosial yang diterapkan di Nepal selama krisis politik September 2025. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods yang mengintegrasikan analisis kualitatif kebijakan dengan data kuantitatif dampak pembatasan, melalui kerangka Action Research (See-Judge-Act) dan metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control).
