Di Tengah Badai Hipersonik
KEMUNCULAN rudal hipersonik dengan kemampuan Maneuverable Reentry Vehicle (MIRV) merepresentasikan disrupsi fundamental dalam peperangan maritim modern. Senjata ini, yang terbang di stratosfer dengan kecepatan Mach 5+, mengikis konsep tradisional tentang pertahanan laut dan mengancam keusangan platform kapal permukaan besar yang menjadi tulang punggung teori Alfred Thayer Mahan. Artikel ini berargumen bahwa meskipun secara filosofis tetap relevan, teori Mahan dan teori Geoffrey Till tentang sea power membutuhkan reinterpretasi dan adaptasi yang mendalam.
